Bawa Beras dan Uang Tunai, Tajerimin Diserbu

MAROS, MM – Bakal calon bupati Maros, Andi Tajerimin Nur, kembali turun berbagi sembako di tengah masyarakat, Rabu, 13 April 2020. Ia didampingi Ketua Golkar Maros, Andi Patarai Amir.

Bagi-bagi sembako ini dimulai dari Kecamatan Turikale. Lokasi pertama yang disambangi adalah persimpangan Jl Sejahtera-Jl Poros Maros-Pangkep, tepatnya di depan Alfa Midi Maros 5.

Read More

Turun dari mobilnya, Tajerimin langsung menyapa puluhan tukang becak. Lalu membagikan beras kepada mereka.

Rencananya, ia ingin membagikannya satu per satu. Namun, warga malah langsung bergerombol dan saling menerobos.

Mereka pun terpaksa berdesak-desakan supaya kebagian bantuan tersebut. Bahkan, Tajerimin sempat terhimpit di tengah-tengah warga.

Begitu pun saat membagikan bantuan di Jl Sejahtera. Warga langsung menyerbu Tajerimin yang membawa bantuan beras.

Tak hanya beras, bakal calon bupati yang menggandeng Havid Fasha ini juga membagi-bagikan bantuan tunai. Warga pun langsung berlarian dan berusaha merebut berlembar-lembar uang Rp50.000 dari tangan Tajerimin.

“Luar biasa respons masyarakat. Ini memang sudah menjadi rutinitas kami tiap Jumat. Harus turun ke masyarakat, merasakan apa yang mereka rasakan,” tutur Tajerimin usai membagikan bantuan.

Ia mengungkapkan, alasan dirinya masih terus menjumpai warga ialah untuk melihat langsung kondisinya selama pandemi. Ada keinginan untuk terus bergerak membantu.

“Kita kembali berbagi. Kita harus sama-sama prihatin dengan dampak wabah ini. Aktivitas masyarakat banyak yang terhenti,” imbuhnya.

Sementara itu, Andi Patarai Amir, menyebutkan, bantuan hari ini terbagi di enam titik yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Turikale, Maros Baru, dan Lau. Sasarannya adalah warga yang betul-betul membutuhkan bantuan.

“Dari partai Golkar disiapkan beras 6 ton. Dari Pak Bupati, Pak Tajerimin disiapkan 4.500 paket,” sebut Andi Aso, sapaan karibnya.

Sebelum keliling bersama Tajerimin, Ketua DPRD Maros ini juga membagikan bantuan sembako kepada ojol di Sekretariat Golkar, Jl Bakri. Pendapatan mereka memang sangat menurun selama wabah.

“Kami juga perhatian ke teman-teman ojol karena mereka juga bagian yang terdampak pandemi,” tutur Aso.

Soal situasi pendistribusian yang padat di tengah imbauan jaga jarak, Aso menyebut sulit membendung warga. Mereka sedang butuh-butuhnya dibantu. Dan ada yang datang memberikan bantuan. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts