Jelang Musda Golkar, Panitia Ingatkan Soliditas, Riak-riak Itu Biasa

Ketua panitia pelaksana Musda XI Golkar Maros, Andi Awaluddin. (FOTO: ASTY UTAMI/MATAMAROS)

​MATAMAROS.COM — Panitia pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mengingatkan seluruh elemen partai untuk tetap menjaga Soliditas. Meski di sisi lain, atmosfer politik internal kian menghangat.

​Ketua panitia pelaksana, Andi Awaluddin, menilai, munculnya dinamika dan riak-riak politik menjelang pergantian kepemimpinan adalah hal yang lumrah. Ia menekankan agar suasana kondusif tetap diprioritaskan.

​“Kami berharap dinamika yang berkembang menjelang Musda tidak sampai mengganggu soliditas kader. Jadikan forum ini ajang silaturahmi,” ujar Awaluddin, Sabtu, 24 Oktober 2026.

​Dijadwalkan berlangsung pada 2 November 2026 di Grand Town Hotel Maros, Musda XI ini menjadi agenda vital partai berlambang pohon beringin tersebut.

Selain memilih Ketua DPD II yang baru, forum ini disiapkan sebagai wadah penyerapan aspirasi serta perumusan langkah strategis menghadapi agenda politik mendatang.

​Saat ini, panitia terus mengebut koordinasi teknis dan administrasi untuk memastikan seluruh tahapan Musda berjalan lancar.

Hingga hari kedua pendaftaran, sudah dua orang yang mengambil formulir calon ketua. Anggota DPRD Sulsel, Andi Patarai Amir mendaftar Sabtu, 24 Oktober 2026. Sehari sebelumnya, politikus senior A Syarifuddin B alias Puang Esa telah lebih dulu datang.

​Panitia membuka pendaftaran hingga 26 Oktober 2026, yang disusul pengembalian formulir pada 27–28 Oktober dan verifikasi berkas pada 29 Oktober. Pengumuman kandidat yang lolos verifikasi dijadwalkan pada 31 Oktober 2026.

Persaingan diprediksi sengit karena setiap kandidat harus mengantongi minimal 30 persen dukungan atau setara 5 suara dari total 17 hak pilih (14 kecamatan dan unsur organisasi) agar dapat maju ke arena Musda. (ast)