Tajerimin Kenang Masa Kecil: Saya Anak Petani

MAROS, MM – Bakal calon Bupati Maros, Andi Tajerimin Nur, menutup penyaluran bantuannya selama Ramadan, Kamis, 21 Maret 2020. Total yang telah dibagi-bagikan berkisar 10.000 paket sembako.

Tajerimin tak turun sendiri. Ia mengajak Havid Fasha yang juga merupakan pasangannya dalam pilkada Maros nanti.

Read More

Mereka menyasar 14 dusun di empat kecamatan, yakni Turikale, Maros Baru, Bontoa, dan Bantimurung. Bantuan yang disalurkan sekitar 1.200 paket.

Bagi-bagi sembako dimulai dari Kecamatan Turikale. Tajerimin menyusuri salah satu lorong di Jl Pallantikan. Kemudian, ia berkunjung ke wilayah Turikale lainnya, yakni Lingkungan Reda Beru.

Setelah Turikale, ia betolak ke wilayah Kecamatan Maros Baru, tepatnya di Lingkungan Betang. Tajerimin mengunjungi rumah warga yang berseberangan dengan areal persawahan. Ia pun sempat bernostalgia terkait masa kecilnya.

“Saya juga anak petani dari sebuah kampung yang namanya Lopi-lopi. Tetapi banyak merantau. Dan sekarang pulang, saya ingin merasakan apa yang masyarakat rasakan sekarang ini,” tuturnya kepada warga.

Selanjutnya, pasangan berakronim Tahfidz ini mengunjungi Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa. Ternyata, puluhan emak-emak sudah menanti kedatangan Tajerimin dan Havid Fasha.

Ia pun langsung menyapa mereka. Sekaligus menyodorkan masker kepada emak-emak yang belum memiliki. Sejauh ini, sekitar 20.000 masker yang sudah dibagi-bagikan kepada warga.

“Kita sampaikan ke masyarakat, pakailah apabila ke luar rumah supaya penyebaran virus corona ini bisa dicegah dan cepat pergi dari sini,” ungkapnya.

Tajerimin pun merasa sangat senang bisa disambut riang emak-emak di Salenrang. “Luar biasa antusiasnya. Oleh karena itu, kita juga semangat mendatangi,” imbuhnya.

Usai dari Salenrang, penyaluran sembako dilanjutkan ke Rammang-rammang. Lalu menyasar sejumlah dusun di Kecamatan Bantimurung hingga malam hari.

“Ini penyaluran sembako yang terakhir. Tetapi mungkin kalau ada yang belum kita datangi, Insyaallah setelah Hari Raya Idulfitri,” kata Tajerimin. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts