Tahfidz Incar Kemenangan Besar di Mallawa

Ketua Tim Pemenangan Tahfidz, Andi Patarai Amir berorasi pada salah satu titik sosialisasi di Mallawa, di Sungai Batu Putih.

MAROS – Andi Tajerimin total di Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros. Kemarin, dia mengkhususkan waktu untuk masyarakat di sana.

Seharian penuh, dimulai dari pagi-pagi sekali, calon bupati Maros itu keliling. Total ada enam titik sosialisasi. Belum lagi ditambah dengan berbagai tempat yang didatangi tiba-tiba tanpa agenda sebelumnya.

Read More

Tajerimin mengaku terharu dengan sambutan masyarakat. Dia merasakan betul pengaruh Andi Patarai Amir, Ketua Tim Pemenangan Tahfidz (Andi Tajerimin-Havid S Fasha) yang merupakan putra asli Mallawa.

Patarai menuturkan bahwa semua itu wujud keseriusannya sebagai ketua tim.

“Mallawa kampung halaman saya. Saya maksimal berjuang di sini,” tegasnya.

Patarai memasang target tidak main-main. Tahfidz menang besar di Mallawa dan menang di Kabupaten Maros.

Dalam tur itu, Tajerimin juga didampingi sejumlah elite tim. Di antaranya Ketua DPC Partai Gerindra Maros, Muhammad Ilyas “Cika” dan politikus senior Andi Rastach Ramli.

Di Desa Batu Putih, masyarakat membuat titik sosialisasi di sungai. Alasannya karena ingin menunjukan kepada Tajerimin bahwa Mallawa punya alternatif destinasi wisata baru.

“Dan suasananya memang asyik,” ujar Tajerimin. Dia dan rombongan disuguhi ikan bakar yang baru dibakar di sela batu, lemang, dan aneka makanan khas Mallawa.

Di Desa Baruga, Tajerimin dijamu jahe Mallawa. Jahe yang sudah dikemas sangat rapi dan baik oleh UMKM setempat. Pesannya jelas. Mereka berharap di era kepemimpinan Tajerimin nanti produk lokal bisa mendapat tempat.

Di Desa Bentenge, pria 54 tahun itu mendapat hadiah kopi yang juga sudah dikemas. Kejutan bagi Tajerimin, bahkan Patarai. Mereka tidak menyangka Mallawa sudah bisa memproduksi kopi dan dibungkus sangat baik.

“Insyaallah Tahfidz terpilih, produk seperti ini akan mendapat perhatian. Pemerintah daerah harus membantu mempromosikan dan mencarikan pasar,” tutur Patarai.

Tajerimin mengiyakan. Apalagi salah satu program unggulannya memang menyasar UMKM. Tahfidz menjanjikan bantuan modal untuk usaha produktif masyarakat.

Sedangkan di Desa Ulu Daya, masyarakat petani mengusulkan bantuan alat pertanian. Semisal mesin pengering. Sebab, curah hujan di sana cukup tinggi. (*/ad) 

Penulis : | Editor :

Related posts