Kisah Pemuda di Bantimurung Dapat Pekerjaan dari Tajerimin

Andi Tajerimin menuliskan rekomendasi untuk Muh Arfah dan Ridwan, dua alumni pendidikan pelayaran di Desa Mattoanging, Kecamatan Bantimurung, Minggu, 1 November 2020.

MAROS, MM – Hari bahagia untuk Muh Arfah (28) dan Ridwan (30), Minggu, 1 November 2020. Masa menganggur dua alumni pendidikan pelayaran itu sejak setahun belakangan, berakhir.

Adalah kedatangan Andi Tajerimin ke kampung mereka di Dusun Bonto-bonti, Desa Mattoanging, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, yang menerbitkan senyum mereka.

Read More

Mendengar bahwa dua pemuda itu sudah lama menganggur padahal memiliki skill, Tajerimin langsung memberi rekomendasi untuk bekerja di perusahaan pelayaran miliknya.

“Tidak boleh ada yang menganggur, pokoknya harus kita bantu sebisa mungkin,” ulangnya.

Ridwan memang curhat bahwa sudah satu tahun tidak melaut. Dia telah melamar di beberapa perusahan perkapalan namun belum ada panggilan.

Selembar surat “sakti” pun langsung ditandatangani Tajerimin dan diberikan kepada Arfah dan Ridwan.

Sebelumnya, Tajerimin memberi rekomendasi serupa kepada dua pemuda lulusan pendidikan pelayaran di Dusun Parigi, Desa Lebbotengae, Kecamatan Cenrana.

Di Dusun Bonto-binti itu, paslon bupati Maros nomor urut 1 tersebut memaparkan program unggulan dan program gratisnya. Salah satunya soal penyediaan 10.000 lapangan kerja baru.

“Jika Tahfidz (Andi Tajerimin-Havid S Fasha) terpilih, tidak boleh ada yang menganggur,” ujarnya.

Angka 10.000 yang diusung paslon gabungan parpol Golkar, PKB, Demokrat, dan Gerindra itu memang sesuai dengan estimasi pengangguran di Maros yang sebelumnya dirilis pihak terkait.

Sambutan warga di Dusun tersebut begitu meriah. Tajerimin mengucap terima kasih dan berharap warga bisa bersatu di 9 Desember 2020. Biar bagaimana, kata dia, Bantimurung adalah tanah kelahirannya. Dia menaruh harapan besar di situ. (*/ad) 

Penulis : | Editor :

Related posts