Tahfidz Tuntaskan Kampanye di Turikale

Kampanye terakhir Andi Tajerimin di Turikale, malam tadi. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Andi Tajerimin mengakhiri masa kampanyenya sebagai calon bupati Maros di Kecamatan Turikale, Sabtu malam, 5 Desember 2020.

Tajerimin melakukan sosialisasi program-program Tahfidz (Andi Tajerimin-Havid S Fasha). Memaparkan poin-poin yang akan dilakukan jika terpilih.

Read More

Di luar itu, Tajerimin memang optimistis bisa mendapat banyak dukungan dari Turikale, ibu kota Kabupaten Maros, wilayah dengan jumlah pemilih terbesar, mencapai 28.000.

“Namun sebenarnya hampir seluruh kecamatan antusias dengan Tahfidz,” ujar Wakil Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulsel itu.

Tajerimin menceritakan, selama setahun lebih keliling Maros, baik sebelum resmi ditetapkan sebagai calon maupun setelahnya, dia selalu mendapat sambutan bagus.

Hal itulah yang kata dia menjadi penambah tenaga. Semangat bertemu warga disebutnya sebagai suplemen yang membuatnya kuat.

“Begitu banyak titik setiap hari. Kalau bukan karena antusiasme masyarakat, saya tidak yakin bisa melakukannya,” ucap pria 54 tahun itu.

Tajerimin berkisar, dia pernah tiba di sebuah titik sosialisasi pukul 02.30 dini hari. Padahal jadwalnya 19.30. Namun karena padatnya acara dan panjangnya durasi, dia dan tim baru bisa menuju titik itu jelang subuh.

“Saya kira sudah sepi. Ternyata warga di sana masih setia menunggu. Saya sampai terharu,” ucapnya.

Mulai Minggu, 6 Desember 2020, tahapan Pilkada Maros 2020 sudah memasuki masa tenang. Tidak ada lagi kampanye. Tajerimin hanya akan mengisi waktu sebelum hari pencoblosan dengan melakukan konsolidasi tim.

“Ya sambil tetap menyapa warga,” ujarnya.

Tajerimin bahkan mengagendakan satu sesi refreshing bersama tim. Sehari saja. Mungkin ke pulau, katanya. “Ya pulihkan kebugaran jelang hari penting, hari kemenangan Tahfidz insyaallah,” pungkasnya. (*/ad) 

Penulis : | Editor :

Related posts