Update Penghitungan KPU Maros; Rekap Bergerak Lamban

Tigas paslon Pilkada Maros 2020 pada debat publik perdana, Rabu, 28 Oktober 2020, di Hotel Gammara, Makassar. (FOTO: MM)

MAROS, MM – Lembaga survei hingga internal masing-masing paslon sudah merampungkan quick count atau hitung cepatnya. Namun, real count KPU Maros yang menjadi sumber resmi masih terlangsung.

Hingga Sabtu, 12 Desember 2020 pukul 08.00 Wita, rekap perolehan suara yang masuk baru 69,63 persen.

Read More

Total perolehan suara 557 TPS dari 800 TPS menunjukkan bahwa paslon Chaidir Syam-Suhartina Bohari, masih teratas.

Usungan PAN, PBB, PPP, dan Hanura itu unggul dengan 42,7 persen suara. Disusul Andi Harmil Mattotorang-Andi Ilham Nadjamuddin 25 persen dan Andi Tajerimin-Havid S Fasha 32,4 persen.

Rekap tersebut terbilang lamban. Hanya bergerak beberapa persen dari data per Jumat, 11 Desember 2020 pukul 11.31 Wita. Rekap perolehan suara yang masuk saat itu 67,5 persen. Hasil 540 TPS dari 800 TPS.

Data KPU Maros, Sabtu, 12 Desember 2020. (FOTO: SC)

Namun, hasil dari 69,63 persen data masuk itu tak jauh berbeda dengan real count yang diklaim kubu Chaidir-Suhartina lewat Pusat Data HatiKita Keren.

Pada perekapan yang sudah 100 persen TPS itu, Chaidir-Suhartina meraup 42,5 persen suara. Disusul Harmil-Ilham 32,76 persen, dan Tajerimin-Havid 24,74 persen.

Sebelumnya, Ketua Tim Saksi Maros Keren (Chaidir-Suhartina), Muhammad Ridwan mengungkapkan bahwa data saksi yang masuk sudah selesai.

“Angkanya (perolehan suara) tidak jauh beda dengan apa yang ada di KPU. Kita menang di selisih 10 persenan,” kata dia.

Data internal menunjukkan pasangan Chaidir-Suhartina menang di 10 kecamatan. Mallawa 47 persen, Camba 46 persen, Cenrana 48 persen, Bantimurung 38 persen, simbang 48 persen, Bontoa 39 persen, Mandai 50 persen, Marusu 45 persen, Tanralili 57 persen, dan Tompobulu 49 persen.

Sedangkan Lau dan Turikale dimenangi Maros Unggul (Harmil-Ilham). Moncongloe dan Maros Baru dikuasai Tahfidz (Tajerimin-Havid). (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts