Jelang Musda Golkar Maros, Ramli Rahim Nilai Figur Ini Paling Layak

Ketua Umum PP IGI, Muhammad Ramli Rahim. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Mantan kader Partai Golkar, Muhammad Ramli Rahim angkat suara setelah melihat dinamika jelang musda Beringin di Kabupaten Maros.

Bagi Ramli, pencarian ketua Golkar di Butta Salewangang seharusnya tidak sulit. Sebab, sudah ada figur yang telah membuktikan kinerja secara elektoral.

Read More

Pernyataan Ramli merujuk pada ketua demisioner Andi Patarai Amir. Di bawah kepemimpinan Patarai, sambung Ramli, Golkar bisa merebut kembali kursi ketua DPRD dari PAN, partai yang dipimpin Hatta Rahman, Bupati saat ini.

Ramli bahkan berpendapat prestasi Patarai sulit dicari padanannya. “Coba disebut, siapa ketua Golkar di Sulsel yang lebih sukses dari Andi Patarai Amir⁩?” ujar Ramli, Senin, 28 Desember 2020.

Politikus yang juga pernah masuk bursa kandidat bupati Maros itu menyebut, begitu banyak bupati dan wakil bupati dari Golkar di berbagai daerah yang tak bisa mendapatkan atau mempertahankan kursi ketua DPRD.

“Di Maros (pada Pileg 2019 lalu), Patarai yang bukan bupati bukan wakil bupati, tetapi hanya anggota DPRD biasa, bisa merebut kursi ketua DPRD,” tambah Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) itu.

Ramli juga menanggapi isu penggantian Patarai sebagai ketua Golkar terkait kekalahan di Pilkada Maros 2020. Bagi dia, itu tidak fair. Sebab pilkada juga betul-betul harus melihat figur. Bukan pula kontestasi memenangkan parpol, melainkan figur.

“Banyak hal terkait di dalamnya termasuk bagaimana figur calon mau bekerja sama disokong oleh partai untuk menang pilkada,” tambah Ramli.

Makanya sebagai mantan kader dan bahkan pernah menjadi Plt Ketua DPD II Golkar Maros, Ramli merasa bahwa untuk saat ini belum ada figur yang layak mengganti Patarai.

Patarai memang dikabarkan akan menghadapi beberapa figur kuat pada musda Golkar Maros yang dijadwalkan Januari 2021. Dari internal partai ada nama Andi Tajerimin, calon bupati Maros usungan Golkar di pilkada lalu.

Dari luar ada nama Andi Ilham Nadjamuddin dan Suhartina Bohari. (fik) 

Penulis : | Editor :

Related posts