Perebutan Parpol Memanas, Amir Pilih Turun ke Sawah

MAROS, MM – Munculnya kabar dukungan Golkar untuk Pilkada Maros 2020 sudah pasti ke Tajerimin Nur ditanggapi santai Amiruddin Nur Saenong. Dia mengatakan, belum saatnya membuat banyak pernyataan soal itu.

Amir mengaku tenang karena rapat yang digelar Bappilu Golkar di Jakarta, malam tadi, Minggu, 2 Maret 2020, bukanlah pleno penentuan calon usungan.

Read More

“Itu hanya rapat koordinasi biasa. Soal dua nama dari Maros, baru akan menunggu hasil survei yang dilakukan internal Golkar,” ujar Amir kepada MataMaros.com di Makassar, Senin, 3 Maret 2020.

Makanya, Ketua Demokrat Maros itu tenang-tenang saja. Dia malah memilih lebih banyak turun ke akar rumput. Seperti kemarin, Amir berinteraksi dengan petani di Talamangape, Kecamatan Turikale.

“Nikmat sekali rasanya di tengah-tengah masyarakat. Saya ini anak petani, sudah biasa turun sawah,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, mantan anggota DPRD Maros itu bertatap muka dengan petani. Ketua Kelompok Tani Karya bersama, Muh Nur berterima kasih karena Amir sudah berkunjung dan menanggapi kebutuhan petani. Sosok pengusaha itu memang membagikan bantuan pupuk dan bibit bebek untuk petani dan keluarganya.

Amir masih punya banyak agenda menyapa masyarakat. Mulai dari sawah, pegunungan, pesisir, hingga perkotaan. Baginya, yang terpenting saat ini mendapat restu dan dukungan warga.

“Insyaallah dukungan parpol akan aman. Termasuk Golkar,” tambahnya.

Sebelumnya, muncul kabar bahwa Golkar sudah menentukan usungannya pada Pilkada 2020. Untuk Maros, Golkar memilih Tajerimin.

Golkar juga mengumumkan nama usungan di sembilan daerah lainnya.

Namun kabar itu sudah dijawab oleh Ketua DPD Golkar Maros, A Patarai Amir yang saat ini masih berada di Jakarta.

“Yang mengerucut memang nama Pak Tajerimin karena beliau sendiri yang kader,” kata Patarai kepada MataMaros.com.

Ketua DPRD Maros itu menjelaskan, nama Tajerimin memang disebut-sebut saat rapat koordinasi bersama Wakil Ketua Umum Golkar, Ahmad Doli Kurnia, di Jakarta. Namun, tetap saja belum ada nama yang diusung secara resmi.

“Belum. Ini baru pengusulan ke DPP untuk direkomendasikan,” jelasnya.

Patarai menyebut selain Tajerimin, figur lain yang berpeluang diusung adalah Amirullah Nur dan Wawan Mattaliu. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.