Program Pertanian HatiKita Keren; Dari Irigasi, Asuransi, hingga BLT untuk Petani

Chaidir Syam mempraktikkan cara mencoblos kertas suara. (FOTO: IST)

MAROS – Bagi paslon Chaidir Syam-Suhartina Bohari, setiap program harus terukur. Begitu juga yang mereka gagas pada program pertaniannya.

Pada rencana pembangunan infrastruktur pertanian misalnya. Pemilik nomor urut 2 di Pilkada Maros 2020 itu membuat rencana berbasis tahapan, dari tahun ke tahun.

Read More

Untuk pembangunan irigasi, paket HatiKita Keren itu merencanakan 3 ribu meter per tahun. Kemudian dua unit waduk selama satu periode dan 10 ribu meter jalan tani per tahun.

Selain itu, program bantuan alat mesin pertanian (alsintan) juga akan dilanjutkan. Target 500 kelompok tani dapat bantuan setiap tahun.

Chaidir menyebut bahwa dia dan Suhartina punya tekad menjadikan Maros lumbung pangan utama di Sulsel.

Terkait kelangkaan pupuk, mantan ketua DPRD Maros itu berjanji akan memperbaiki sistem distribusi pupuk bersubsidi. Mereka juga mau memastikan tidak ada pupuk subsidi yang keluar dari zona yang diperuntukkan.

“Karena selama ini memang dari data itu cukup, tapi fakta lapangannya tidak sesuai,” sebutnya, kemarin.

Dia menambahkan, jika mereka terpilih nantinya, para petani yang tidak mampu dan belum pernah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah pusat akan diberikan BLT dari pemerintah kabupaten.

“Target kita itu 20 ribu petani akan kita cover dengan BLT. Petani yang dimaksudkan itu meliputi petani pertanian pangan, holtikultura, perkebunan, perikanan tangkap dan budidaya, hingga peternak,” Kata Suhartina.

Suhartina mempertegas, HatiKita Keren menyiapkan berbagai bibit gratis yang memiliki nilai ekonomis untuk dibagikan ke petani. Khususnya di wilayah yang hanya bisa menam padi satu atau dua kali setahun.

Ada juga program asuransi pertanian untuk melindungi petani dari berbagai risiko. (*/) 

Penulis : | Editor :

Related posts