Angka Covid-19 Naik, Tidak Ada Izin untuk Acara Tahun Baru

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin. (FOTO: DOK)

MAKASSAR, MM – Bukannya turun, kasus Covid-19 di Kota Makassar terus meningkat. Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menegaskan, tidak ada izin untuk perayaan malam tahun baru.

“Kami menegaskan, tidak ada izin perkumpulan, kecuali yang menyangkut ibadah, pada perayaan Natal dan tahun baru,” ujar Rudy pada rapat koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 di Baruga Anging Mamiri, Rujab Wali Kota Makassar, Senin, 14 Desember 2020.

Read More

Dia membeberkan, kasus Covid di Kota Makassar mencapai rata-rata 90 per hari.

“Maka kami imbau, hal ini diikuti oleh pihak pengelola hotel, agar tidak melaksanakan pesta saat tahun baru. Kita harus mengutamakan kesehatan masyarakat,” sambung pria dengan gelar akademik profesor itu.

Rudy menyebut ada kelengahan terhadap protokol kesehatan. Padahal, mobilitas masyarakat meningkat. Ditambah lagi momentum pilkada.

“Mungkin disebabkan karena status kita yang turun ke zona oranye, jadi masyarakat sempat lengah dalam memperhatikan protokol kesehatan,” katanya.

Dia menegaskan akan ada dua pendekatan. “Pertama, kita kembali sadar, bahwa tidak menjaga prokes adalah penyebab terjadinya lonjakan kasus. Kedua, bagaiamana penegakan disiplin protokol itu bisa terlaksana di lapangan.”

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana dalam rapat itu juga meminta semua pihak tetap menjaga agar tidak terjadi lonjakan kasus. “Kami sampai saat ini tidak pernah mengeluarkan izin keramaian, hingga nanti sudah ada vaksin,” terangnya.

Jika ada acara yang menimbulkan kerumunan, Witnu meyakinkan bahwa akan melakukan pembubaran. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts