MATAMAROS.COM — Andi Patarai Amir kembali mengambil alih kendali Partai Golkar Kabupaten Maros setelah ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II.
Langkah strategis ini menjadi sinyal kuat dimulainya konsolidasi besar-besaran internal beringin menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Maros.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) penunjukan berlangsung khidmat di Kantor DPD Partai Golkar Sulsel, Makassar, Jumat, 25 September 2026. SK tersebut diserahkan Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin, dengan didampingi Sekretaris DPD Rahman Pina dan Bendahara DPD Amirullah Nur Senong.
Usai menerima mandat, Patarai menegaskan akan bergerak cepat merapatkan barisan hingga ke akar rumput.
“Dengan adanya SK ini, agenda utama kami adalah konsolidasi total. Kami ingin memastikan seluruh struktur partai kembali solid dan mesin politik bekerja maksimal dari tingkatan teratas hingga ke bawah,” ujar Patarai.
Menurutnya, penguatan soliditas kader menjadi kunci utama tidak hanya untuk menyukseskan Musda, tetapi juga dalam memetakan arah politik Golkar Maros ke depan.
Kembalinya Patarai ke pucuk pimpinan bukanlah tanpa alasan. Sosoknya punya rekam jejak di Kabupaten Maros. Ia merupakan Ketua DPD II Golkar Maros periode 2017–2022, era ketika partai bergambar pohon beringin ini sukses keluar sebagai pemenang Pemilu di Maros.
Keberhasilan itu pula yang mengantarkannya menduduki kursi Ketua DPRD Maros periode 2019–2024.
Kiprah politik Patarai terus meroket. Saat ini, ia menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2024–2029. Tak sekadar duduk di parlemen, Patarai baru saja menyabet penghargaan DPRD Sulsel Award 2026 dari Badan Kehormatan atas dedikasinya sebagai legislator yang aktif dan kritis.
Dengan rekam jejak dan pengalaman matang tersebut, kembalinya Patarai diyakini DPD I mampu membawa angin segar dan menyuntikkan energi baru bagi kekuatan Golkar di Maros. (ast)







