Ingin Poros Baru di Maros, Ini 2 Nama yang Disiapkan Gerindra

Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin. (FOTO: INT)

MAROS, MM – Arah dukungan Gerindra di Pilkada Maros 2020 mulai terbaca. Pengurus provinsi partai besutan Prabowo Subianto itu sudah mengirim nama bakal calon yang akan diusung ke DPP.

Bukan lima nama seperti yang sebelumnya ramai digadang. Hanya dua. Dalam pernyataan pers Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawansyah Muin di Makassar, kemarin, terungkap nama Wawan Mattaliu dan Amirullah Nur.

Read More

Sebelumnya, Darmawansyah juga menyebut bahwa partainya memang lebih sreg membangun poros baru di sejumlah daerah. Meski tak menyebut Maros secara khusus, sinyal itu juga menguat di daerah ini. Wawan dan Amirullah sama-sama bukan representasi kekuatan utama yang selama ini dibicarakan di Maros.

Menanggapi hal itu, Wawan mengucap terima kasih kepada Gerindra yang sudah memberi ruang terbuka untuk turut di kontestasi Pilkada Maros.

“Komposisi Hanura dan Gerindra di samping cukup sebagai syarat, juga merupakan pertautan yang paripurna di semua dapil,” ujar Wawan, Selasa, 17 Maret 2020.

Wawan memang sudah mendapat dukungan dari partainya, Hanura, yang mengontrol empat kursi. Jika ditambah dengan kursi Gerindra, sudah pas tujuh kursi. Syarat minimal untuk mendaftar ke KPU. Pertautan yang dimaksud Wawan adalah capaian dan sebaran suara kedua parpol itu pada Pileg 2019.

“Saya optimistis melihat tren sekarang. Hanura dan Gerindra insyaallah akan jadi poros baru yang bisa memberi kesegaran dan harapan baru,” imbuh mantan anggota DPRD Sulsel dua periode itu.

Dikofirmasi terpisah, Amirullah mengaku juga terus menjalin komunikasi dengan petinggi Gerindra. Termasuk dengan Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras.

Amirullah pun optimistis bisa berbuat banyak jika bisa bersama Gerindra. Apalagi selama ini dia dan tim, didampingi sejumlah lembaga terkenal, juga sudah masif bersosialisasi di tingkat akar rumput. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.