Efek Lain Pandemi, Gaji Ke-13 dan THR ASN Terancam Dihapus

JAKARTA, MM –¬†Beban keuangan negara diklaim Menteri Keuangan Sri Mulyani sedang sangat berat. Pandemi Covid-19 membuat banyak hal berjalan di luar perkiraan.

Saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin, 6 April 2020, Sri bahkan membeberkan bahwa Presiden Joko Widodo sedang mempertimbangkan pembayaran gaji ke-13 dan tunjangan hari raya (THR) untuk aparatur sipil negara (ASN) atau PNS. Bisa saja ditiadakan.

Read More

Sri menyebut bahwa pemerintah jor-joran mengeluarkan dana untuk penanganan corona. Dengan perekonomian yang diperkirakan hanya tumbuh 2,3 persen hingga akhir tahun, penerimaan negara cuma mencapai Rp1.760,9 triliun atau 78,9 persen dari target APBN 2020 yang sebesar Rp2.233,2 triliun.

“Penerimaan kita mengalami penurunan karena banyak sektor mengalami git sangat dalam, sehingga outlook-nya kita di APBN 2020 untuk penerimaan negara bukannya tumbuh, namun kontraksi,” ujar mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu.

Makanya, beberapa pos belanja coba ditekan. Salah satu yang sedang dikaji adalah gaji ke-13 dan THR para ASN.

“Mengingat beban negara yang meningkat,” ujar Sri.

Hanya saja, Sri belum memberi kejelasan apakah pembayaran gaji ke-13 dan THR dihapus, dikurangi, atau ditunda. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.