Jubir Maros Keren Komentari “Perang” Survei: Kita Percaya yang Kredibel

Chaerul Syahab (kanan) mendampingi Chaedir Syam pada sebuah sesi kampanye, beberapa waktu lalu. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Kubu paslon nomor urut 2 di Pilkada Maros 2020, Chaidir Syam-Suhartina (Maros Keren) menanggapi rilis sebuah lembaga survei, Minggu, 6 Desember 2020. Survei tersebut tetap menempatkan Maros Keren teratas namun dengan selisih sangat tipis dengan pesaing.

Juru Bicara Maros Keren, Chaerul Syahab menuturkan bahwa pihaknya hanya percaya pada lembaga survei yang kredibel. Ukurannya, lanjut dia, terdaftar di KPU.

Read More

“Masyarakat Maros juga tidak perlu lagi percaya dengan upaya pihak tertentu yang sengaja ingin mengaburkan hasil riset lembaga survei kredibel. Toh sisa beberapa hari lagi hasilnya akan ketahuan,” ujarnya, Senin, 7 Desember 2020.

Chaerul mengutip rilis beberapa lembaga survei. Chaidir-Suhartina menang di angka paling minim 45 persen dan maksimalnya di angka 53 persen.

“Mulai dari Script Survei Indonesia (SSI), PT. Lembaga Survei Indonesia (LSI), Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), hingga Insert Institute,” imbuhnya.

SSI menempatkan Maros Keren teratas dengan selisih mencapai 20 persen. “Melihat posisi surveinya, saya rasa kandidat lain akan sangat sulit untuk mengejar. Apalagi di waktu yang sisa beberapa hari lagi. Paling bisa naiknya itu hanya 5 persen,” kata Yuhardin, Direktur SSI.

“Kalau ada yang melakukan ‘serangan fajar’ secara masif, itu juga tidak akan berpengaruh signifikan. Paling tinggi itu hanya 3 persenlah menaikkan suara,” sergah Yuhardin.

Direktur Riset dan Data Insert Institute, Reskiyanti menuturkan, tingkat keterpilihan paslon nomor 2 di Pilkada Maros yang mencapai 53,3 persen sudah sulit dibendung oleh dua paslon lainnya.

“Hasil riset kami itu paslon nomor 2 di Pilkada Maros terlalu jauh karena di angka 53,3 persen. Sementara paslon lain itu di 26,9 persen dan 19,6 persen,” ujarnya. (*/ad)

Penulis : | Editor :

Related posts