MATAMAROS.COM — Cabang olahraga arung jeram Kabupaten Maros mencatatkan dalam sejarah. Lima atlet binaan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Maros memulai debut nasional mereka di luar Sulawesi Selatan.
Para atlet muda tersebut kini tengah berlaga dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram Indonesia 2026 yang digelar di Sungai Ayung, Bali, mulai 21 hingga 28 September 2026.
Ketua KONI Kabupaten Maros, Chaerul Syahab, mengapresiasi lompatan prestasi ini. Walaupun arung jeram baru resmi diterima sebagai anggota KONI Maros pada awal tahun ini, cabor ini telah membuktikan mampu mengirimkan perwakilannya ke tingkat nasional.
“Ini menjadi momentum penting bagi pengembangan atlet-atlet muda di Kabupaten Maros,” tutur Chaerul, Kamis, 24 September 2026. Terlebih lagi, skuad yang dikirimkan didominasi oleh atlet kategori usia di bawah 19 tahun (U-19) yang memiliki prospek jangka panjang.
Selain berburu prestasi di Bali, keikutsertaan ini juga menjadi bagian dari persiapan strategis. KONI Maros menargetkan arung jeram dapat masuk ke dalam agenda ekshibisi tahun ini, sehingga siap diperlombakan secara resmi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2030.
Ketua FAJI Kabupaten Maros, Mustahir, menegaskan bahwa keterlibatan para atlet asal Kecamatan Tompobulu ini merupakan buah dari pembinaan yang matang dan latihan intensif. Karakteristik alam Tompobulu yang memiliki sungai-sungai menantang dinilai menjadi modal utama dalam mencetak atlet arung jeram berbakat.
“Kami berharap para atlet bisa memberikan performa maksimal demi mengharumkan nama Sulawesi Selatan,” ungkap Mustahir sembari mengucapkan terima kasih atas dukungan akomodatif yang diberikan KONI Maros. (ast)







