Sehari, Tiga Masjid di Bontoa Dibobol Maling

MAROS, MM – Aksi pencurian di masjid marak terjadi belakangan ini. Minggu, 10 Mei 2020 saja, berdasarkan laporan warga, ada tiga masjid sekaligus yang dibobol maling.

Ketiganya, yakni Masjid Madina, Masjid Nurul Qalbi, dan Masjid Nurul Iman. Semuanya berlokasi di Kecamatan Bontoa.

Read More

MataMaros.com menelusuri dua masjid di antaranya, yakni Masjid Madina yang berlokasi di Dusun Panaikang, Desa Pajukukang dan Masjid Nurul Qalbi di Dusun Sabanga, Desa Bonto Bahari.

Abdul Salam (65), pengurus Masjid Madina, mengungkapkan, kejadian pembobolan celengan sekitar pukul 12.30 Wita, Minggu, 10 Mei 2020. Ia pun memperlihatkan kotak amal yang telah dirusak maling.

“Sebelum salat Zuhur. Isi kotak amalnya untuk celengan satu malam. Biasanya Rp200-300 ribu,” ungkapnya, Senin, 11 Mei 2020.

Bahkan, ia menduga maling berniat pula mengambil amplifier masjid lantaran gemboknya sudah dirusak. Namun, aksi tersebut gagal dilancarkan.

Sementara itu, pengurus Masjid Nurul Qalbi, Daud (67), mengungkapkan, maling justru mengambil amplifier. Tak ada pencurian kotak amal.

“Saya ke masjid jam 10.00 pagi, ampli sudah hilang. Harganya itu Rp5 juta,” sebutnya serata menunjukkan posisi amplifier.

Sementara itu, Kapolsek Lau, AKP Sulaeman, mengatakan, belum ada laporan terkait pencurian tersebut. Namun, warga sudah diminta untuk melaporkan.

“Sebenarnya diimbau dari dulu, setiap ada kejadian, laporkan. Tetapi kita tidak tahu mungkin menganggap jumlahnya kecil atau bagaimana,” kata dia.

Namun melihat maraknya pencurian celengan masjid, polisi sudah harus turun tanggan. Pekan lalu, kotak amal Masjid Balange, Boribellaya, Lau, dan Masjid Baitul Karim Langkeang, Mattiro Deceng, Lau, serta Masjid Nurul Arifin Bonto Jolong, Turikale, juga dibobol maling.

Sebelumnya juga menimpa Masjid Al Mujahidin di Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros. Kotak amal besi yang diikat permanen dengan cara dilas, digasak maling. Uniknya, celengan dikembalikan lagi dalam keadaan kosong. Terisi lagi, dicuri lagi. Sampai tiga kali. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts