Pekerja di Bandara Positif Covid-19; Kakek, Nenek, hingga Bayinya Juga Terinfeksi

Sampel uji swab Covid-19. (FOTO: ILUSTRASI)

MAROS, MM – Pasien positif Covid-19 kembali bertambah di Maros, Rabu, 13 Mei 2020. Totalnya kini tercatat 46 kasus.

Tambahan kembali berasal dari Dusun Paranggi, Desa Mattoanging, Kecamatan Bantimurung, laki-laki (27). Ia terkonfirmasi bekerja di bandara.

Read More

Rumitnya, empat orang keluarganya sudah lebih dahulu dinyatakan positif Covid-19. Ialah neneknya (74) terkonfirmasi positif, Jumat, 8 Mei 2020. Kemudian, menyusul kakek (80), bayi (1), dan keponakannya (2), Selasa, 12 Mei 2020. Padahal, oleh Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Maros mereka dimasukkan dalam klaster bandara.

Namun, proses penularan masih sebatas dugaan. Apalagi, pria yang bekerja di bandara itu justru belakangan baru dinyatakan positif.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin, menjelaskan, awalnya neneknya dirawat di RSUD Salewangang. Setelah menjalani swab test, hasilnya ternyata positif Covid-19.

“Neneknya sudah lebih dahulu sakit. Kemudian, di-tracking, ternyata ada cucunya yang bekerja di bandara,” kata dr Syarif, sapaan karib Syarifuddin.

Kepala Desa Mattoanging, Amiruddin, membenarkan soal adanya lima warganya yang terkonfirmasi positif. “Iya betul, di Dusun Paranggi. Satu keluarga,” katanya.

Ia juga menyebutkan, salah satu di antaranya, laki-laki (27) bekerja di bandara. Kemudian, usia satu tahun dan dua tahun masing-masing merupakan keponakannya.

“Swab istrinya negatif. Anaknya yang positif,” jelas Amiruddin.

Pemerintah desa pun kini langsung menyuplai bahan makanan ke rumah pasien. Diharapkan untuk menjalani isolasi mandiri.

“Langsung kita suplai makanan ke sana. Termasuk susu dan popok. Sudah ada beberapa bantuan,” ungkap Amiruddin.

Sementara itu, tiga warga di Kelurahan Adatongeng, Kecamatan Turikale, sudah dinyatakan sembuh. Masing-masing warga perempuan (64) BTN Palu Cipta serta dua lainnya merupakan warga Perumahan Bonto Puasa, laki-laki (18) dan perempuan (40). Ketiganya merupakan satu keluarga.

Adapun total yang sembuh saat ini berjumlah 17 orang. Sementara itu, total ODP di Maros 198 orang, tetapi 183 sudah selesai proses pemantauan. Sementara PDP 20 orang, 4 diantaranya sudah meninggal dunia, 12 sembuh, dan 4 masih dirawat. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts