Surplus Banyak, Mentan Minta Maros Genjot Tiga Kali Tanam

MAROS, MM – Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, meminta tiga kali musim tanam IP 300 di Maros digenjot, walaupun produksi beras di daerah ini surplus banyak. Tahun ini targetnya 3.093 hektare.

Ia yakin petani di Maros bisa melakukannya. Menurutnya, mereka sudah terbiasa dengan IP 200 maupun IP 300.

Read More

“Sekarang ada kesempatan untuk mempercapat IP300-nya, tanam tiga kali. Kita sudah sepakat menggenjotnya di atas 3.000 hektare,” ungkap Syahrul usai mencanangkan Gerakan Percepatan Tanam di Dusun Tangkuru, Desa Bonto Marannu, Kecamatan Lau, Minggu, 17 Mei 2020.

Mantan gubernur Sulsel dua periode ini pun memuji pemkab dan tokoh tani di Maros yang ikut melakukan percepatan. Musim tanam sudah bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Maros adalah lumbung pangan terbaik. Kita punya balai penelitian dan balai riset di sini,” katanya.

Wakil Bupati Maros, Andi Harmil Mattotorang, menyebutkan, luas sawah di Kabupaten Maros 26.205 hektare. Sedangkan lahan padi ladang 2.581 hektare.

Luas tanamnya terdiri atas, luas tanam rendengan atau periode Oktober-Maret 28.786 hektare, luas tanam gaduh I atau periode April-Juni 18.908 hektare, dan luas tanam gaduh II (IP 300) atau periode Juli-September 3.093 hektare.

“Produksi padi tahun 2019 kurang lebih 295.800 ton gabah kering panen dengan produktivitas kurang lebih 6 ton per hektare,” sebutnya.

Sementara itu, konsumsi beras 44.402 ton. Sedangkan produksi mencapai 157.898 ton. “Artinya Maros masih surplus beras 113.496 ton atau kurang lebih 72 persen,” beber Andi Toto, sapaan karib Harmil. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts