Sempat Tertinggi, Bantimurung Kini Nol Covid-19; Ini Rahasianya

Camat Bantimurung, Asrul Rifai Rachman (dua dari kiri), bersama Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Bantimurung menyuplai bantuan di salah satu rumah warganya, beberapa waktu lalu. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Kecamatan Bantimurung kini terbebas dari Covid-19. Kasus positifnya sudah nol. Padahal, sejak Covid-19 menular ke Maros, Bantimurung sempat menjadi wilayah dengan jumlah pasien Covid-19 terbanyak.

Pasien yang sembuh terakhir dilaporkan Selasa, 2 Juni 2020. Mereka merupakan satu keluarga laki-laki (27), laki-laki (82), dan perempuan (1,5).

Read More

Camat Bantimurung, Asrul Rifai Rachman, mengungkapkan, pencapaian ini tak lepas dari kinerja tim puskesmas. Memang lebih cepat merespons kebutuhan pasien.

“Banyak juga request-request pasien yang tidak disediakan gugus kabupaten, seperti popok, susu anak, dipesan. Itu yang kita swadakan,” ungkapnya saat dihubungi MataMaros.com.

Ia mengatakan, pihaknya terus mempelajari apa yang bisa mempercepat kesembuhan pasien. Tak hanya menyuplai bahan makanan, tim gugus Covid-19 Bantimurung kadang hanya datang mengajak mereka bercanda.

“Kita kasih ketawa-ketawa di pekarangannya. Ada juga Dinas PPPA kasih main-mainan. Waktu Ramadan, saya bawakan juga kurma,” ujar Asrul.

Kepala Puskesmas Bantimurung, dr Muhammad Yunus, menambahkan, dengan kondisi terkini, Bantimurung siap memberlakukan New Normal. Tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu pakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan jaga jarak.

“Alhamdulillah hari Selasa, 2 Juni 2020 Bantimurung sudah bebas dari Covid-19,” tuturnya.

Ia merincikan perkembangan kasus Covid-19 di Bantimurung. Sabtu, 28 Maret 2020, kasus pertama terjadi di Desa Minasa Baji.

Kemudian, Jumat, 3 April 2020 menjadi 5 kasus di Desa Minasa Baji, 1 meninggal dunia dan 4 sembuh yang berakhir Senin, 4 Mei 2020. Kemudian, Selasa, 5 mei 2020, bertambah lagi satu kasus positif Covid-19 di Desa Mattoanging.

“Sehingga menjadi 6 kasus positif di Kecamatan Bantimurung,” sebutnya.

Kemudian, Rabu, 6 Mei 2020 bertambah lagi 4 kasus positif Covid-19 di Desa Mattoanging hingga menjadi 10 kasus. Terakhir, tambahannya Senin, 18 Mei 2020. Jadi, totalnya 11 kasus.

“Alhamdulilah tanggal 2 Juni semua konfirmasi positif sudah sembuh. Di Bantimurung, ada 36 ODP sembuh, 1 PDP sembuh, dan 11 positif, 1 meninggal, 10 sembuh,” ungkap Yunus. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts