H-2 New Normal, Maros Catat Rekor Tertinggi Pertambahan Positif Covid-19

Ilustrasi. (FOTO: INT)

MAROS, MM – Penerapan new normal atau tatanan hidup baru di Kabupaten Maros akan dilakukan Senin, 8 Juni 2020. Namun dua hari menuju momentum itu, daerah ini justru mencatatkan rekor tertinggi pertambahan pasien Covid-19.

Pada Sabtu, 6 Juni 2020, langsung ada tujuh tambahan pasien positif Covid-19. Tersebar di beberapa kecamatan, namun paling banyak di Mandai. Ini pemecahan rekor karena sebelumnya penularan terbanyak dalam sehari di angka enam pasien.

Read More

Di Mandai, jumlahnya enam orang. Satu pasien lainnya berasal dari Camba.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin, menyebutkan, dua pasien belum jelas riwayat kontaknya. Mereka merupakan warga Kecamatan Mandai.

“Pasien nomor 5 (laki-laki 35 tahun asal Lingkungan Sambotara, Kelurahan Bontoa) dan nomor 7 (laki-laki 37 tahun asal Dusun Padaelo, Desa Tenrigangkae),” ungkapnya, Minggu, 7 Juni 2020.

Kemudian, empat pasien disebut bekerja di salah satu perguruan tinggi di Makassar. Sementara, satu pasien lainnya, yakni laki-laki (53) asal BTN Batangase Permai, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, berkontak erat dengan pasien positif sebelumnya.

Namun, di tengah peningkatan angka positif ini, enam orang dinyatakan sembuh di hari yang sama. Mereka merupakan warga Mandai, Simbang, Turikale, dan Camba.

Adapun total pasien yang sembuh di Maros berjumlah 50 orang dari total 70 kasus poisitif Covid-19. Persentasenya 64,9 persen.

Sedangkan total kasus PDP berjumlah 55 dengan rincian 36 sembuh, 9 masih dirawat, dan 5 isolasi mandiri. Sementara, ODP kini berjumlah 253, 18 orang masih dalam proses pemantauan. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts