Satu Keluarga di Adatongeng Positif Covid-19, Dibujuk Mau Isolasi di Hotel

Ilustrasi hasil swab test positif Covid-19. (FOTO: INT)

MAROS, MM – Satu keluarga di Kelurahan Adatongeng, Kecamatan Turikale terjangkit Covid-19. Mereka kini harus menjalani isolasi mandiri di rumah.

Selasa, 16 Juni 2020, ada tiga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka berdomisili di Perumahan Azzikrul Thoha. Ketiganya, yakni laki-laki (13), laki-laki (11), dan perempuan (38).

Read More

“Mereka kontak erat dengan kepala keluarga yang sedang dirawat di RS Daya,” ungkap dr Syarifuddin, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros.

Ia memang sudah lebih dahulu terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu, 14 Juni lalu. Usianya 37 tahun.

Syarifuddin mengatakan, pihaknya akan mengupayakan agar mereka mau ikut program Duta Covid-19 Pemprov Sulsel. Isolasi mandirinya dilakukan di hotel.

“Suplai kebutuhan gizi juga sudah pasti akan menjadi prioritas. Hari ini sudah disiapkan paket gizi lengkap untuk mereka,” kata dr Syarif, sapaan karib dr Syarifuddin.

Camat Turikale, Andi Zulkifli Riswan Akbar, mengatakan, penanganan di kecamatan diawali dengan edukasi ke masyarakat sekitar. Selama pasien ini tidak beraktivitas di luar, maka tidak ada penyebaran masif di wilayah itu.

“Sudah ada permintaan dari masyarakat, kalau bukan sebentar, besok tim melakukan penyemprotan (disinfektan) satu perumahan,” ungkapnya.

Selanjutnya, tim gugus kecamatan juga akan memotivasi pasien untuk ikut isolasi di hotel. “Kami menganjurkan karena penanganan medisnya lebih aman,” kata Andi Riris, sapaan karib Zulkifli.

Kalau memang tak bersedia, lanjutnya, terpaksa tetap melakukan isolasi mandiri di rumah. Tim gugus akan mendukung kebutuhan gizinya.

“Pasti akan dijamin. Ada periode waku mungkin selisih waktu 2-3 hari menu sehat akan kita berikan,” ungkapnya.

Selain penambahan pasien positif, PDP juga bertambah 2 orang. Tetapi ada yang sembuh 1 orang. Total PDP saat ini 61 kasus; 43 sembuh, 8 isolasi mandiri, 5 dirawat, dan 5 meninggal.

Sedangkan ODP tak ada penambahan. Jumlahnya 253 orang, tetapi sisa 5 orang yang masih dalam pemantauan. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts