Penularan Covid-19 di Maros Kian Tak Terkendali, Selama New Normal Tembus 97 Positif

Ilustrasi hasil.swab test Covid-19. (FOTO: INT)

MAROS, MM – Penambahan angka positif Covid-19 di Maros memang lebih kencang selama new normal. Hampir tiga pekan atau terhitung 19 hari saja, pasien positif bertambah 97 orang.

Padahal, angka positif sebelum memasuki new normal tercatat 77 kasus per 7 Juni 2020. Itu terhitung sejak 26 Maret 2020, kasus positif Covid-19 pertama di Maros di umumkan. Rentan waktunya dua bulan lebih atau 75 hari.

Read More

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin, mengakui, kasus positif terus bertambah beberapa pekan terakhir. Namun, masih belum selaju daerah lain yang juga termasuk zona merah.

“Paling tinggi kasus per hari adalah 10. Tetapi sembuh juga terus bertambah,” ungkapnya, Jumat, 26 Juni 2020.

Penyebabnya, kata dia, tidak bisa dibebankan sepenuhnya pada new normal. Sebelumnya, masyarakat juga banyak sekali yang tidak mengindahkan protokol kesehatan.

Ia mengungkapkan, dalam beberapa kasus yanh dirilis terdiri atas berbagai kelompok. “Satu keluarga, satu kantor, satu tempat kerja,” imbuh dr Syarif, sapaan karib Syarifuddin.

Kedepan, lanjutnya, Gugus Tugas akan terus melakukan edukasi tentang pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan. Kemudian, mempercepat tracing dengan rapid test maupun swab agar bisa sesegera mungkin memutus mata rantai penularan.

“Seiring dengan itu, pasien yang positif terus disuplai paket gizi dan suplemen agar mempercepat kesembuhan. Cepat sembuh tentu sangat membantu mengurangi penularan,” tutur Syarif.

Kini total angka positif Covid-19 di Maros 174 kasus; 92 sembuh, 47 isolasi mandiri, 29 dirawat, dan 6 meninggal.

PDP 60 kasus; 52 sembuh, 2 dirawat, 1 isolasi mandiri, dan 5 meninggal. ODP 256 kasus; sisa 6 orang yang masih dalam pemantauan. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts