Wakapolres: Daftar Polisi Tidak Bayar Satu Sen Pun

Wakapolres Maros, Kompol Muhammadong, menyaksikan penandatanganan pakta integritas peserta penerimaan calon taruna Akpol dan tamtama Polri 2020 di ruang video conference Polres Maros, Kamis, 2 Juli 2020. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Penerimaan calon taruna Akpol dan tamtama Polri 2020 telah dibuka. Proses seleksinya dijamin berjalan tanpa praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Panitia dan peserta pun telah diambil sumpahnya. Mereka sekaligus menandatangani pakta integritas terkait kesiapan mengikuti proses penerimaan yang objektif, bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

Read More

Kegiatan tersebut digelar Polda Sulsel secara virtual, Kamis, 2 Juli 2020. Lalu diikuti seluruh Polres se-Sulsel. Di Maros, pelaksanaannya digelar di ruang video conference Polres Maros.

Wakapolres Maros, Kompol Muhammadong, mengatakan, penandatanganan pakta integritas juga melibatkan orang tua peserta. Selain itu, diambil pula pengawas internal dan eksternal.

Tujuannya untuk memberi kepastian bahwa penerimaan betul-betul dilaksanakan akuntabel dan humanis. “Artinya, tidak ada celah lagi untuk melakukan KKN,” tegasnya.

Menurutnya, masih ada selentingan masuk polisi itubharus bayar. Karenanya, lewat pakta integritas dan pengambilan sumpah inilah masyarakat harus bahwa penerimaan tak dipungut biaya.

“Penerimaan polisi itu tidak dibayar satu sen pun,” ujar Muhammadong.

Adapun jumlah pendaftar di Maros, yakni calon taruna Akpol 17 orang dan tamtama Polri 16 orang. Mereka akan mengikuti seleksi administrasi mulai besok, Jumat, 3 Juli 2020. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts