Mengenang AGKH Muhyiddin Zain, Pendiri Universitas Islam Makassar

Rektor UIM, Dr A Majdah M Zain bersama jajaran universitas sebelum acara Semaan Quran di auditorium KH Muhyiddin Zain. (FOTO: IST)

MAKASSAR, MM – Puncak peringatan haul tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Sulsel, AGKH Muhyiddin Zain akan digelar di Kampus Universitas Islam Makassar (UIM), 31 Januari mendatang. Itu karena Muhyiddin adalah pendiri perguruan tinggi tersebut.

Selasa, 26 Januari 2021, Rektor UIN, Dr A Majdah M Zain membuka kegiatan Semaan Quran di auditorium KH Muhyiddin Zain. Hajatan itu adalah rangkaian awal haul sang pendiri.

Read More

“Saya pribadi dan mewakili keluarga berterima kasih atas perhatian dan partisipasi semua pihak dalam kegiatan mendoakan ayahanda kami. Semoga menjadi kebaikan bagi semua khususnya allahuyarham,” ujar Majdah.

Hadir pada kegiatan tersebut Ketua Yayasan Al Gazali UIM pada masanya Prof Dr Iskandar Idy, jajaran pimpinan UIM, dan diramaikan santri ponpes.

Muhyiddin memang merupakan ayah Majdah. Anak bungsu dari lima bersaudara.

Menurut Kabag Humas dan Kerja Sama UIM dr wachyudi Muchsin, peran ayahanda sang rektor relatif belum banyak dikenal karena kurangnya publikasi. Padahal perjuangan dari tokoh generasi kedua NU di Sulsel itu, lanjutnya, adalah orang pertama di daerah ini yang meraih gelar sarjana di perguruan tinggi agama.

Muhyiddin juga mendirikan dan memimpin lembaga pendidikan tinggi Islam. Di antaranya UIM dan Rektor kedua IAIN (UIN) Alauddin Makassar.

“AGKH Muhyiddin adalah salah seorang tokoh Islam di Sulawesi Selatan yang perlu dikenal sepak terjangnya oleh masyarakat luas. banyak aspek dalam hidupnya yang menunjukkan dirinya sebagai seorang tokoh,” ujar Wachyudi.

Di antara peran Muhyiddin antara lain sebagai akademisi, pimpinan perguruan tinggi Islam, pemimpin organisasi keagamaan, dan mubalig. Kedudukannya sebagai keturunan bangsawan bugis asal Soppeng yang memilih jalur pengabdian di bidang pendidikan dan keagamaan memberi nilai tersendiri. (mal) 

Penulis : | Editor :

Related posts