Hatta Beli Alphard Eks Randisnya, Harmil Dum Fortuner

Hatta Rahman mengembalikan mobil dinasnya, Rabu lalu, namun ingin membelinya kembali lewat proses dum. (FOTO: DOK/MM)

MAROS, MM – Mantan bupati dan mantan wakil bupati Maros, Hatta Rahman dan Andi Harmil Mattotorang memilih mengamankan kenangan mereka bersama mobil dinas yang pernah digunakan.

Keduanya sedang dalam proses pengajuan dum atau membeli eks kendaraan dinas (randis). Hatta mengajukan pembelian untuk mobil Toyota Alphard 2.4G DD 1 D keluaran 2010 dan Toyota Camry 3.0 AT dengan DD 1173 D. Harmil ingin mendum mobil Toyota Fortuner 2.5 G dengan nomor polisi DD 1005 D.

Read More

Kepala Seksi Pengamanan Aset Daerah, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Maros, Muhammad Kasim menjelaskan bahwa kepemilikan mobil dinas bagi pejabat daerah tanpa melalui lelang diperbolehkan. Diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 84 tahun 2014 tentang penjualan barang milik negara/daerah berupa kendaraan perorangan dinas.

“Untuk Pak Hatta Rahman, ada dua mobil yang didum. Keduanya merupakan kendaraan operasionalnya. Sementara yang satunya yakni mobil (Mitsubishi) Pajero dikembalikan ke negara. Pak Harmil juga ikut mendum mobil dinas yang selama ini digunakannya,” ujarnya, akhir pekan lalu.

Ketiga mobil yang didum tersebut sudah mendapat surat persetujuan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara bernomor S-2347/EKN.15/KNL.02/2020. Selain mobil dinas milik bupati dan wakil bupati Maros, ada 180 kendaraan dinas lainnya yang mengikuti proses sama.

Kepala Bidang Aset, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Maros, Rosmiati menjelaskan, sebelum kendaraan tersebut didum terlebih dahulu diserahkan kembali ke negara sebelum masa jabatan berakhir.

Hatta dan Harmil mengembalikan seluruh kendaraan dinasnya, Rabu, 17 Feberuari 2021 lalu.

“Seluruh kendaraan dinas telah dikembalikan. Termasuk sepeda, motor, dan tiga mobil dinas bupati Maros. Kita sudah menerimanya. Namun dua dari tiga mobil dinas bupati Maros akan didum. Dan prosesnya sudah berlangsung,” tambahnya.

Hatta dan Harmil menggunakan mobil dinasnya masing-masing selama 10 tahun, yakni selama mereka menjabat dua periode; 2010-2015 dan 2016-2021. Pihak Pemkab menyebut bahwa tidak ada pengadaan mobil baru bagi keduanya pada periode kedua mereka. (ast)

Penulis : | Editor :

Related posts