Sempat Lantik Bupati, Gubernur Sulsel Ditangkap KPK Jelang Dini Hari

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah melantik 11 kepala daerah, Jumat, 26 Februari 2021. Beberapa jam kemudian dia dijemput KPK. (FOTO: IST)

MAKASSAR, MM – Grup-grup WhatsApp heboh oleh kabar penangkapan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Sabtu dini hari, 27 Februari 2021.

Informasi yang dihimpun, Nurdin dijemput petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar. Kira-kira pukul 02.00 Wita.

Read More

Dari informasi yang sama, kabarnya Nurdin sudah diterangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda Indonesia pukul 07.00 Wita. Jumat pagi Nurdin masih sempat melantik 11 kepala daerah di Sulsel. Termasuk Bupati Maros, Chaidir Syam serta Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari.

Juru Bicara Nurdin Abdullah, Veronica Moniaga kepada wartawan mengaku belum bisa menjawab.

“Tabe, sejauh ini kami belum bisa mengonfirmasi hal ini sekarang. Secepatnya akan kami kabari apabila sudah terima informasi,” kata Vero, Sabtu, 27 Februari 2021.

Foto yang beredar menunjukkan proses pemberangkatan Nurdin Abdullah ke Jakarta oleh petugas KPK.

Lalu, apa kasus yang kemungkinan menjerat Nurdin?

Sebelumnya, Koordinator Fokal NGO Sulawesi, Djusman AR melaporkan Nurdin ke KPK. Terkait dugaan korupsi megaproyek Makassar New Port (MNP).

Djusman menyebut pembangunan proyek strategis MNP yang sementara berjalan saat ini diduga ada aroma KKN. Kemungkinan melibatkan Nurdin bersama keluarganya dan aparat Pemprov Sulsel.

Perkembangan terbaru dilansir Rakyatku, Nurdin memang sudah di Jakarta. Juru bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri membenarkan operasi tangkap tangan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

“Benar, Jumat tengah malam KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi,” ujarnya. (mal) 

Penulis : | Editor :

Related posts