Satgas Covid-19 Persilakan Guru di Maros Daftar Vaksin

Vaksinasi di Gedung Serbaguna, Turikale, Maros, beberapa waktu lalu. (FOTO: IST)

MAROS, MM – DPRD Maros melalui Komisi III baru-baru meminta agar vaksinasi tahap kedua lebih memprioritaskan tanaga pengajar atau guru-guru di sekolah. Alasannya, tahun ajaran baru akan dimulai.

Menanggapi itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Maros, Syarifuddin mengatakan bahwa vaksinasi tahap kedua memang konsentrasi ke seluruh petugas pelayanan publik. Termasuk guru-guru.

Read More

“Memang sasarannya itu, tinggal mereka mendaftarkan diri kemudian ikut screening. Kalau mau secepatnya mereka bisa ikut vaksinasi di kecamatan masing-masing,” katanya, Senin, 8 Maret 2021.

Namun, Syarif yang seorang dokter itu menyebut bahwa pihaknya terkendala jumlah dosis.

“Data sementara ini ada 8.000 lebih yang sudah terdaftar sementara dosis hanya dua ribuan. Tetapi kami terus melakukan pengajuan ke provinsi untuk penambahan,” ungkapnya

Vaksinasi tahap kedua ini ditargetkan rampung April 2021. Saat ini terus berjalan dan masih melayani pelayan publik di institusi TNI/Polri.

“Setiap hari kami ada penambahan, karena sasaran meliputi juga pedagang pasar dan sopir. Sementara ini masih jalan untuk TNI/Polri,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Maros, Andi Rijal Abdullah  meminta agar pemerintah memprioritaskan guru-guru, agar proses belajar mengajar luring bisa kembali dibuka tanpa rasa was-was.

“Besar harapan kita Satgas Covid bisa memprioritaskan guru, baik itu PNS atau honorer, negeri begitupun swasta,” kata legislator PAN Maros itu.

Rijal mengklaim bahwa sudah banyak permintaan orang tua siswa agar pembelajaran tatap muka bisa dimulai. (suf) 

Penulis : | Editor :

Related posts