DAU Maros Dipotong, Penanganan Covid-19 Sedot Rp52 Miliar

Para kepala OPD mengikuti rapat, Selasa, 16 Maret 2021. Mereka diminta memperhatikan skala prioritas. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Pandemi Covid-19 membuat kucuran dana pusat ke Pemerintah Kabupaten Maros mengecil. Dana Alokasi Umum (DAU) dipotong Rp21 miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik dikurangi Rp10,1 miliar.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Maros, Andi Samsophyan menjelaskan bahwa pemotongan dana DAU itu berdasarkan PMK No 17 Tahun 2021

Read More

“DAU dari Rp681 miliar menjadi Rp660 miliar,” katanya, Selasa, 16 Maret 2021.

Sedangkan untuk pemotongan DAK non fisik ada pada bidang kesehatan dan keluarga berencana.

Dia membeberkan, pemotongan itu pun mesti dibarengi lagi dengan recofusing atau penyesuaian anggaran khusus untuk penanganan covid dan pemulihan ekonomi.

“Dari total anggaran DAU sekitar 8 persen digunakan untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi,” ungkap Samsophyan.

Jadi dari Rp660 miliar DAU, ada berkisar Rp52 miliar untuk dua tindakan itu. Sehingga, lanjut dia, perlu pemilihan program berdasar skala prioritas. (ast) 

Penulis : | Editor :

Related posts