Pemkab Maros Segera Buka Kembali Sekolah, Hanya di 5 Kecamatan

Siswa belajar di tengah pandemi. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Dinas Pendidikan Kabupaten Maros bakal memberlakukan proses belajar mengajar (PBM) secara luring atau tatap muka langsung bagi SD dan SMP di lima kecamatan. Mallawa, Camba, Cenrana, Tompobulu, dan sebagian Bontoa.

Kepala Dinas Pendidikan Maros, Takdir, mengatakan, kebijakan itu diambil pemerintah kabupaten lantaran wilayah tersebut keterbatasan jaringan seluler dan internet.

Read More

Disdik Maros menjamin penerapan protokol kesehatan yang ketat. Selain wajib masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M), jumlah siswa dalam setiap kelas dikurangi. Hanya 10 orang.

“Harus ada izin orang tua juga dan semua guru telah divaksin,” ungkapnya, Jumat, 26 Maret 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Takdir. (FOTO: MUHAMMAD YUSUF/MATAMAROS.COM)

Sementara itu, sembilan kecamatan lain tetap melaksanakan PBM secara daring atau online sampai kebijakan pemerintah yang baru keluar. Kelanjutan penerapan PBM online juga didasari belum adanya penurunan angka terkontaminasi Covid-19 yang cukup signifikan.

Padahal sebelumnya, Disdik merencanakan memberlakukan tatap muka langsung pada 1 April 2021. Akan tetapi, kata Takdir, sampai hari ini paparan virus Covid-19 masih melonjak.

“Pelaksanaan luring sendiri, kami masih menunggu instruksi bupati, begitu juga soal kelanjutan metode daring” pungkasnya. (suf) 

Penulis : | Editor :

Related posts