KONI Maros Cari Ketua Baru

MATAMAROS.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Maros akan menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) untuk memilih Ketua KONI Maros periode 2026-2030.

Keputusan itu ditetapkan dalam rapat pleno pengurus KONI Maros bersama para Ketua Pengcab cabang olahraga se-Kabupaten Maros, Senin, 25 Mei 2026.

Ketua KONI Maros periode 2022-2026, Marjan Massere mengatakan, Musorkab merupakan forum tertinggi organisasi yang akan membahas sejumlah agenda penting.

“Musorkab akan membahas LPj empat tahun, program kerja dan yang paling penting memilih Ketua KONI Maros yang baru. Masa jabatan saya sudah akan berakhir,” katanya.

Saat ini, KONI Maros membina 38 pengurus cabang olahraga (Pengcab Cabor). Seluruh pengcab itu memiliki hak suara dalam pemilihan ketua baru nanti.

KONI Maros juga telah membentuk panitia pelaksana serta tim penjaringan bakal calon Ketua KONI Maros.

Ketua Panitia Musorkab KONI Maros, Suharto mengatakan, tahapan penjaringan bakal calon ketua akan dimulai pada awal Juni 2026.

“Musorkab direncanakan pada 27 Juni atau awal Juli 2026. Pendaftaran dilakukan di Sekretariat KONI Maros,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, syarat calon Ketua KONI Maros tetap mengacu pada AD/ART KONI. Calon ketua wajib pernah menjadi ketua cabang olahraga dan pernah menjadi pengurus KONI.

Selain itu, calon harus berstatus WNI, berusia 30 hingga 65 tahun saat Musorkab, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki SKCK bersih.

Persyaratan lainnya yakni berdomisili di Kabupaten Maros minimal dua tahun, memiliki pengalaman di bidang olahraga minimal lima tahun, mendapat dukungan tertulis minimal 30 persen dari pemilik suara, serta menyerahkan visi, misi dan program kerja empat tahun.

“Berkas yang lolos verifikasi akan mengikuti fit and proper test sesuai jadwal yang akan ditentukan panitia,” jelasnya.

Di sisi lain, Sekretaris Umum KONI Maros, Chaerul mengatakan ketua baru nantinya akan langsung dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel 2027 di Bone-Sinjai.

“Waktu mepet. Ketua baru harus punya waktu satu tahun penuh untuk pelatcab, TC, dan mengurus anggaran. Karena itu Musorkab kita percepat,” tuturnya. (ast)