MAROS — Aksi puluhan komunitas anak muda tersaji di Pelataran Taman Kota Maros lewat ajang Maros Creative Festival 2026, Sabtu, Oktober 2026. Diinisiasi oleh PP HPPMI Maros bersama aliansi Suakarya Connection, festival ini sukses menyedot perhatian.
Bupati Maros, Chaidir Syam yang hadir membuka acara blak-blakan menantang para pemuda agar festival ini tidak mandek sebagai acara seremonial tahunan belaka.
Ia ingin kegiatan semacam ini benar-benar menghasilkan ekosistem industri kreatif lokal sekaligus penangkal kenakalan remaja, termasuk penyalahgunaan narkoba.
”Pemerintah daerah siap support penuh. Tapi ingat, jangan berhenti di seremonial. Harus ada dampak nyata bagi ekosistem komunitas dan industri kreatif di Maros,” pesan Chaidir.
Ia juga menyoroti pentingnya ruang kolaborasi semacam ini untuk meredam potensi konflik antarkelompok pemuda, sekaligus mengarahkan energi mereka ke hal-hal produktif.
Nuansa kolaborasi lintas sektor tampak kental di lokasi. Pembukaan festival ini turut dihadiri Kapolres Maros AKBP Devi Sujana, jajaran pimpinan organisasi kepemudaan seperti BPC HIPMI, KNPI, KONI, hingga SAPMA Pemuda Pancasila. (*)







