HPPMI Komisariat Unhas-PNUP Berdialog, Masih Cemas Soal Idealisme Pemuda

MAKASSAR, MM – Tan Malaka bilang, idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki pemuda. Di Maros, ini lagi dicemaskan.

Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Maros Komisariat Unhas-PNUP pun telah mengangkatnya dalam sebuah dialog di Warkop Juang Makassar, Kamis, 5 Maret lalu. Temanya menarik, “Melihat Gerak Kaum Muda Kekinian; Idealis atau Pragmatis?”

Read More

“Kami ingin kembali merefleksi dan membangun kesadaran kritis gerak kaum muda hari ini,” ujar Yayat, Ketua HPPMI Maros Komisariat UNHAS-PNUP.

HPPMI menghadirkan pembicara, seperti Ketua Majelis Sinergi Kalam (Masika) ICMI Sulsel, drg Ardiansyah S Pawinru; Ketua Mahasiswa Beasiswa Kemenpora (Forbek) Pascasarjana Unhas, Amul Hikmah Budiman; Sekretaris Forum Pemuda Bhinneka Tunggal Ika (FPBTI), Rahmat Basri, dan salah seorang jurnalis, Ilham Wasi.

Menurut drg Ardiansyah Pawinru, idealisme pemuda masih bisa dijaga. Meskipun semakin banyak tantangannya.

“Idealisme kaum muda itu akan selalu ada. Meski ada beberapa golongan yang pragmatis, tapi yang idealis juga masih kuat,” kata tenaga ahli TGUPP Sulsel Bidang Kepemudaan ini.

Sementara itu, Amul Hikmah Budiman, mengungkapkan, jika Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Sulsel masih jauh dari angka nasional. Salah satu indikatornya adalah partisipasi pemuda dalam organisasi dan pendidikan politik.

“Jika ini rendah, berarti kita masih belum mampu menciptakan magnet untuk menarik teman-teman muda agar mampu terlibat,” ungkap alumni Emerging Leaders Academy Indonesia Timur ini. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.