Alumni Teknik Unhas Bikin Bilik Disinfektan, Harap Kabupaten Berkolaborasi

MAKASSAR, MM – Dibanding mengkrtisi pemerintah, alumni teknik mesin Unhas angkatan 2007 pilih berinovasi. Mereka tengah menciptakan bilik disinfektan.

Sejauh ini sudah ada empat unit. Bilik disinfektan mulai diproduksi di Workshop Turbin 07, Jl Mannuruki Raya, Minggu siang, 22 Maret 2020. Tak membutuhkan waktu yang lama, malam harinya sudah rampung.

Read More

Salah seorang alumnus teknik mesin Unhas 2007, Andi Hidayat, mengatakan, bilik tersebut akan disebar ke masjid-masjid. Rencananya dilanjutkan ke pasar dan rumah sakit yang membutuhkan.

“Pasar memang tak bisa dihindari keramaiannya. Kita juga ingin meminimalisir kekhawatiran orang ke masjid,” katanya kepada MataMaros.com, Selasa, 24 Maret 2020.

Untuk produksi selanjutnya, alumni teknik mesin Unhas 2007 di beberapa daerah sisa menunggu respons dari berbagai pihak. Termasuk dari pemerintah lantaran pembuatannya masih menggunakan dana swadaya.

“Sisa dikoneksikan dengan pemerintah tiap kabupaten untuk memproduksi. Kami siap kawal bagaimana rancang bangunnya,” ujar Hidayat.

Bilik ini berukuran 1×1,2 meter dengan tinggi 2 meter. Sistemnya bekerja secara manual. “Nyalakan pompanya, lalu menyemprot. Tiga sampai empat detiklah orang dalam,” sebut lelaki asal Maros ini.

Alat penyemprotnya disimpan di delapan titik. Memang belum ada jaminan menghilangkan virus dalam alat ini, tetapi paling tidak bisa meminimalisir penularan covid-19.

“Minimal untuk membantu, dibanding cuma share berita dan mengkritisi pemerintah. Lebih baik bantu ringankan,” tutur Hidayat.

Terbuat dari besi hollow membuat mobilitas alat ini sangat mudah. Apalagi sudah dirancang dengan menggunakan roda. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.