Pemkab dan MUI Imbau Tarawih di Rumah, Salat Id Menunggu Fatwa

MAROS, MM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengimbau salat Tarawih dilaksanakan di rumah. Buka puasa bersama, peringatan Nuzululquran, dan takbiran juga diminta dibatasi.

Imbauan ini merupakan Imbauan Bersama Bupati, MUI, Kemenag, Dandim 1422, dan Kapolres Maros. Sebelumnya, memang sudah ada Surat Edaran (SE) Menteri Agama, SE Gubernur Sulsel, dan Fatwa MUI Sulsel terkait panduan ibadah selama Ramadan dan Idulfitri 1441 Hijriah.

Read More

“Salat Tarawih dilakukan secara individual atau berjemaah bersama keluarga inti di rumah,” ujar Andi Davied Syamsuddin, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros saat konferenai pers di Gedung Serbaguna, Rabu, 22 Maret 2020.

Begitu pun sahur dan buka puasa. Cukup dilakukan di rumah saja. Tidak perlu menggelar sahur on the road.

“Buka puasa bersama baik di lembaga pemerintahan, swasta, masjid, musala, ditiadakan,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Maros ini.

Peringatan Nuzululquran yang menghadirkan jemaah dalam jumlah besar-besaran juga ditiadakan. Selain itu, masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan iktikaf pada 10 hari terakhir Ramadan.

“Tidak juga melakukan takbiran keliling. Cukup dilakukan di masjid atau musala dengan pengeras suara,” imbau Davied.

Sementara itu, untuk pelaksanaan salat Idulfitri 1441 Hijriah, masih menunggu keputusan fatwa MUI. “Imbauan ini selanjutnya akan kami teruskan ke tingkat kecamatan,” kata Davied. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts