Wakil Ketua DPRD Maros: Corona Jangan Dianggap Aib

MAROS, MM – Anggapan bahwa Covid-19 merupakan penyakit aib mesti dijauhkan. Upaya untuk sembuh, kata Wakil Ketua DPRD Maros, Chaidir Syam, bisa dilakukan dengan mengikuti anjuran.

Chaidir mengimbau, warga yang masuk daftar ODP (Orang dalam Pemantauan), PDP (Pasien dalam Pengawasan), bahkan positif Covid-19 agar membuka diri. Jangan tertutup, sampai tak mau disentuh petugas kesehatan.

Read More

“Sekali lagi virus corona jangan dianggap sebagai aib. Kalau misalnya ada yang terpapar Covid-19, mari kita lakukan edukasi yang baik bahwa insyaallah ini bisa sembuh,” tuturnya, Sabtu, 9 Mei 2020.

Jika anggapan tersebut dihilangkan, menurutnya, akan sangat membantu pemerintah dalam penangangan Covid-19. Pemantauan lebih mudah dilakukan.

“Untuk melawan Covid-19, semua juga kembali ke masyarakat. Caranya adalah mari dispilin, ikut anjuran pemerintah. Insyaallah mata rantai penularan virus ini bisa putus,” katanya.

Chaidir pun optimistis kasus Covid-19 di Maros juga bisa selesai di akhir Mei hingga awal Juni 2020 sesuai target gubernur dan bupati. Apalagi jika melihat tingkat kesembuhan di Maros.

“Alhamdulillah sudah ada 14 orang yang sembuh. Kita berharap langkah untuk memutus penularan terus berjalan,” ungkapnya. (kar)

Penulis : | Editor :

Related posts