Hasil Swab Nakes Puskesmas Mandai yang Meninggal Belum Keluar

MAROS, MM – Salah seorang tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Mandai terkonfirmasi meninggal dunia, Selasa, 19 Mei 2020. Ia bertugas sebagai asisten apoteker.

Sebelumnya, ia telah mengikuti rapid test bersama nakes lainnya di Puskesmas Mandai. Perempuan berusia 27 tahun ini memiliki hasil reaktif bersama sembilan nakes lainnya.

Read More

Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin, menjelaskan, almarhumah memang memiliki penyakit sebelumnya. Lalu beberapa hari lalu tubuhnya tiba-tiba lemas.

“Di-rapid ternyata positif. Diobservasi di UGD puskesmas. Lalu dirujuk ke RS Dadi sebagai rumah sakit rujukan. Kemarin sore dirujuk, meninggal tadi subuh,” jelasnya, Selasa, 19 Mei 2020.

Pemakaman pasien pun dilaksanakan berdasarkan protap Covid-19. Walaupun hasil swab test belum keluar.

“Belum ada hasilnya,” kata dr Syarif, sapaan karib dr Syarifuddin.

Kepala Puskesmas Marusu, dr Irna, mengatakan, almarhumah sebelum dirawat, masih sempat bertugas. Saat diperiksa, gejalanya kurang darah, lemas, dan pusing.

“Karena lemas, kita observasi di UGD. Kita periksa HB-nya rendah juga. Makanya dokter UGD sarankan untuk dirujuk. Sebelum dirujuk, di-rapid test ternyata reaktif,” ungkapnya. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts