Susul Sang Ayah, Bocah 10 Tahun di Mandai Juga Sembuh dari Covid-19

MAROS, MM – Angka kesembuhan Covid-19 di Maros bertambah, Rabu, 20 Mei 2020. Totalnya pasien yang sembuh terkini 23 orang dari jumlah 56 kasus.

Ada tiga tambahan pasien sembuh. Ketiganya, yakni seorang perempuan (46), Kelurahan Alliritengae, Kecamatan Turikale; laki-laki (52) asal Perumahan Batangase Permai, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai; dan perempuan (10) asal Jl Poros Kompleks Perhubungan Udara, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai.

Read More

Perempuan (10) sendiri menyusul keluarganya (42) yang sudah lebih dahulu dinyatakan sembuh, Kamis lalu, 14 Mei 2020. Ia merupakan pekerja di bandara.

“Betul, keduanya sudah dinyatakan sembuh,” kata dr Syarifuddin, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros.

Namun, di tengah naiknya angka kesembuhan, pasien positif juga betambah dua orang. Mereka merupakan seorang laki-laki (5) Dusun Moncongloe Lappara, Desa Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe dan seorang perempuan (27) Desa Sambueja, Kecamatan Simbang.

Keduanya telah berkontak erat dengan pasien sebelumnya. Laki-laki (5) sendiri berawal dari laki-laki (37) yang terkonfirmasi positif, Selasa, 28 April 2020.

“Kontak erat pasien positif sebelumnya yang karyawan mal di Makassar,” ungkap Syarifuddin.

Sebelum laki-laki (5), dua orang lainnya juga telah terkonfirmasi positif, Minggu, 3 Mei 2020. Keduanya merupakan seorang perempuan (36) dan bayi laki-laki (1).

Sedangkan, tambahan lainnya, perempuan (27) telah berkontak erat dengan seorang perempuan (62) yang juga asal Desa Sambueja, Kecamatan Simbang. Ia tercatat positif Covid-19, Selasa, 12 Mei 2020.

“Kontak erat dengan pasien positif yang dirawat di RS Dadi Makassar,” jelas Syarifuddin.

Perempuan (27) bukan yang pertama. Sudah ada dua orang yang kontak dengan perempuan (62) yang juga asal Dusun Sambueja, Desa Sambueja, Kecamatan Simbang. Mereka merupakan seorang perempuan 46 tahun dan 26 tahun yang terkonfirmasi positif, Senin, 18 Mei.

Hanya saja, riwayat kontak perempuan (62) tersebut belum diketahui sejauh ini. “Belum ada informasi,” ungkap dr Syarif, sapaan karib Syarifuddin.

Adapun data PDP terkini berjumlah 25 kasus. Masing-masing isolasi mandiri 2 orang, dirawat 6 orang, sembuh, 13 orang, dan meninggal 4 orang. Salah satu yang meninggal ialah seorang perempuan (28) asal Kompleks Pasar Bantangase, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai yang baru terdata, Rabu, 20 Mei 2020.

Sedangkan ODP terdata 205 kasus. Namun, sisa 13 orang yang masih dalam proses pemantauan. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts