Hari Perdana New Normal, 10 Warga Maros Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sampel uji swab Covid-19. (FOTO: ILUSTRASI)

MAROS, MM – Saat situasi sudah tampak membaik, ledakan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Maros justru melonjak. Senin, 8 Juni, bersamaan dengan dimulainya penerapan New Normal, 10 warga terkonfirmasi terinfeksi virus corona.

Dari data yang disajikan Jubir Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Maros, dr Syarifuddin, terlihat, Kecamatan Mandai lagi-lagi menjadi wilayah yang naik jumlah positifnya. Enam orang sepanjang hari kemarin.

Read More

Mereka adalah seorang lelaki 51 tahun di Dusun Patontongang, Desa Patontongang. Kemudian lelaki 22 tahun dan 25 tahun di Mess Marselling Area. Keduanya kini dirawat di RSAU Dr Dody Sarjoto.

Lainnya adalah lelaki 53 tahun di Perumahan Haji Banca, Kelurahan Bontoa dan menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Lelaki 55 tahun
di Jalan Tupolev, Desa Baji Mangai juga memilih isolasi mandiri. Satu lagi, perempuan 30 tahun yang berdomisili di Jalan Dornier, Kelurahan Hasanuddin dirawat di RS Dr Tadjuddin Chalid.

Empat pasien lain tersebar. Seorang perempuan 39 tahun di Dusun Ka’bung, Desa Kurusumange, Kecamatan Tanralili. Seorang perempuan 28 tahun di Paccinikang, Lingkungan Masembo, Kelurahan Bajubodoa, Kecamatan Maros Baru yang kini dirawat di RSUD Salewangang.

Lalu, seorang lelaki 48 tahun di Jalan Dahlia, Kelurahan Alliritengae, Kecamatan Turikale dirawat di RS Labuang Baji, dan seorang lelaki 53 tahun di Lingkungan Tumalia, Kelurahan Adatongang, Kecamatan Turikale yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Total sudah 87 warga yang positif Covid-19 di Maros. Lima puluh orang di antaranya dinyatakan sembuh. Dua belas orang dirawat di rumah sakit dan 23 orang isolasi mandiri. Dua lainnya meninggal dunia.

Saat ini hampir semua tempat di Maros yang sebelumnya ditutup karena pandemi, sudah dibolehkan buka. Misalnya Grand Mall, Kawasan Kuliner PTB, hingga destinasi wisata. Warung kopi dan kafe juga telah beroperasi, walau dengan persyaratan pemberlakuan protokoler kesehatan yang ketat.

Kerumunan di kantor-kantor pelayanan pemerintah juga cukup mengkhawatirkan. Seperti yang terlihat di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Maros, kemarin. Antrean mengular hingga pelataran. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts