Hari Pertama Buka, Grand Mall Sepi

Manajemen Grand Mall memberikan garis physical distancing yang wajib dipatuhi pengunjujng. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Grand Mall juga sudah dibuka mulai Senin, 8 Juni. Namun, kapasitas pengunjungnya dibatasi.

Manajer Grand Mall, Darlan Hasyim, mengungkapkan, di hari pertama dibuka kembali ini memang masih sepi pengunjung. Baru sekitar 500 orang.

Read More

“Sedikit sekali. Normalnya itu 5.000 per satu waktu. Tetapi tetap kita syukuri,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, memang ada pembatasan pengunjung hingga 50 persen dari kapasitas. Sesuai dengan imbauan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

“Kami siap. Kan normalnya 5.000 orang per satu waktu. Kalau melebihi 2.500 orang kami setop dulu. Nanti ada yang keluar berapa, baru kita kasih masuk kekurangannya,” jelasnya.

Karenanya, diharapkan kepada pengunjung bisa menunggu di luar jika kapasitas sudah mencapai batas maksimal. “Tetapi mohon maaf, kami tidak sedikan tempat. Mungkin bisa stand by di kendaraan masing-masing,” imbuh Darlan.

Kabid Pariwisata Disbudpar Maros, Yusriadi Arief, mengatakan, pihaknya memang meminta diberlakukan pembatasan pengunjung. Meski mal dibuka, kerumunan tetap harus dihindari.

“Kita minta 50 persen. Begitu pun tenant-tenant yang ada di dalam. Alur keluar masuk pengunjung juga harus diatur,” imbaunya.

Sementara itu, wahana waterboom juga sudah dibuka. General Manager Grand Town Hotel and Waterboom, Musliadi Saguni, menyebutkan, pengunjung yang datang berkisar 100 orang.

“Kita sudah mengikuti prosedur yang diimbaukan pemerintah. Kalaupun ada kekurangan, kami sangat terbuka diberi masukan,” ujarnya. (kar)

Penulis : | Editor :

Related posts