Tambah Puluhan Ruangan Covid-19, RSUD Salewangang Masih Kekurangan Ventilator

Pegawai RSUD Salewangang menjalankan aktivitasnya, Selasa, 26 Januari 2021. (FOTO: MUHAMMAD YUSUF/MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – RSUD Salewangang ditunjuk Pemkab Maros sebagai pusat penanganan pasien Covid-19. Sejak Maret hingga Desember 2020, setidaknya sudah ada 400 orang yang dirawat di sana.

Melihat tren lonjakan, pihak RSUD pun menambah ruang perawatan. Dari tujuh ruang perawatan yang terdiri atas lima ruang perawatan dan dua ruang IGD, berubah menjadi 23 ruang perawatan.

Read More

“Banyak ruang perawatan yang kita alih fungsikan menjadi ruang penanganan kasus covid. Per hari ini total ruangan yang kami gunakan sebanyak 51,” ujar dr Fitri Adhicahya, direktur RSUD Salewangang, Selasa, 26 Januari 2021.

Pihaknya juga menyiagakan 161 tenaga medis yang terdiri atas tim dokter dan perawat.

“Khawatir terjadi lonjakan kasus, melihat covid belum berakhir sampai saat ini,” bebernya.

Seiring terus meningkatnya kasus covid ini, pihak RSUD Salewangang saat ini tengah membutuhkan tambahan ventilator.

“Baru empat ventilator dan kita masih perlu tambahan untuk melakukan penanganan khusus bagi pasien covid,” tambah Fitri.

Kasus pertama Covid-19 di Maros terjadi pada Maret 2020. Seorang warga Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai.

Angka kesembuhan terbilang tinggi. Meski ada 12 yang meninggal dunia dan dinyatakan sebagai kasus Covid-19. (suf) 

Penulis : | Editor :

Related posts