Misi Suhartina untuk Pramuka Maros, Aktifkan Gudep hingga Buper yang Representatif

Suhartina Bohari di arena Muscab Pramuka Maros, Sabtu, 3 April 2021. (FOTO: KOMINFO MAROS)

MAROS, MM – Suhartina Bohari didaulat sebagai ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Maros. Dia menjadi satu-satunya kandidat pada Muscab Pramuka Maros di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Sabtu, 3 April 2021.

Suhartina berjanji akan langsung bergerak. Fokus terdekat adalah menyusun komposisi pengurus baru periode 2021-2026.

Read More

Wakil bupati Maros itu juga meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki Satuan Karya Pramuka (Saka) segera melakukan konsolidasi. Mengaktifkan kembali kegiatan pembinaan kepramukaan.

Para kepala sekolah pun diimbau lebih mengaktifkan gugus depan Pramuka masing-masing.

“Saya mengajak kita, pembina, pelatih, semuanya, untuk sama-sama mengembangkan Pramuka Maros,” katanya saat menyampaikan kata sambutan.

Pembinaan kepramukaan pada semua tingkatan dianggap menjadi poin krusial saat ini. Makanya sarana dan prasarana harus disiapkan lebih baik.

Bupati Maros yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang Pramuka Maros, Chaidir Syam menyebut tugas Suhartina memang tidak mudah.

“Ketua Kwarcab sebelumnya meninggalkan jejak prestasi. Minimal harus mempertahankan atau bahkan lebih,” ujarnya.

Kwarcab Maros selama tiga periode sebelumnya dipimpin M Wasir Ali. Di arena Muscab, ditampilkan video dan narasi mengenai pencapaian Wasir sejak 2004. Selama 16 tahun Pramuka Maros aktif mengikuti berbagai event kepanduan, hingga tingkat internasional.

Chaidir juga berjanji memberi perhatian lebih pada Pramuka. Lahan untuk bumi perkemahan yang sudah tersedia di Kecamatan Simbang akan dibenahi. Fasilitasnya bakal dibangun.

Suhartina, menurut Chaidir, yang akan mengawal penyediaan bumi perkemahan (buper) yang representatif.

 

Ketua Harian Kwartir Daerah (Kwarda) Sulsel, Haris Yasin Limpo, mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, Pramuka jangan berhenti melahirkan kreativitas.

“Tetap aktif dengan menerapkan protokol kesehatan. Proses pembinaan harus tetap berjalan,” ujarnya. (suf) 

Penulis : | Editor :

Related posts