NEWS  

Tugas Posyandu Bertambah, Taufan Pawe Singgung Peningkatan Kesejahteraan Kader ​

MATAMAROS.COM — Wajah pelayanan dasar di Kabupaten Maros menghadapi babak baru. Posyandu bertransformasi dengan memperluas tugas kader. Jika semula berfokus pada kesehatan ibu dan anak, kini merambah hingga enam bidang pelayanan dasar sekaligus.

​Perluasan ini mencakup bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, sosial, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perumahan rakyat.

​Anggota DPR RI, Taufan Pawe, menilai, tambahan tugas itu juga harus diikuti peningkatan kesejahteraan kader. ​“Secara logika harus diangkat harkat, martabat, derajat kader Posyandu karena dia juga diberi amanah dalam enam bidang ini,” ujar Taufan di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Kamis, 29 Oktober 2026, saat menghadiri kegiatan penguatan kelembagaan Posyandu.

​Meski demikian, Taufan mengakui bahwa peningkatan insentif bagi para kader masih perlu diperjuangkan bersama. Ia juga mengingatkan pemerintah daerah tidak terjebak pada seremonial peluncuran program semata.

​Menanggapi tantangan tersebut, Bupati Maros, Chaidir Syam, memaparkan langkah pemerintah daerah dalam mengawal transisi ini. Menurutnya, sebanyak 15 Posyandu telah lebih dulu menguji coba konsep era baru tersebut.

​Pemkab Maros menargetkan penambahan 14 unit lagi hingga akhir tahun ini, sehingga totalnya mencapai 29 Posyandu pada 2026.

​“Kita berharap tahun depan seluruh desa, sebanyak 80 desa dan 23 kelurahan, sudah melakukan transformasi menjadi Posyandu era baru,” ujar Chaidir.

​Chaidir menepis anggapan bahwa perluasan fungsi ini semata-mata menambah beban kerja tanpa arah. Menurutnya, konsep baru ini justru mempermudah pemerintah dalam mendeteksi dini berbagai persoalan warga secara lebih komprehensif di luar sektor kesehatan.

​Sebagai ilustrasi, ia mencontohkan peran kader ketika menemukan anak putus sekolah di lingkungannya. Temuan tersebut dapat langsung diteruskan ke pemerintah desa untuk segera disinkronkan dengan OPD terkait.

​“Jadi sebenarnya ini bukan tambahan kerja, tapi kader Posyandu membantu pemerintah. Mereka menjadi penghubung masyarakat dengan pemerintah dalam enam bidang pelayanan itu,” jelasnya. (ast)