MATAMAROS.COM — Ada suntikan semangat bagi para atlet Kabupaten Maros yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026. Pemerintah Kabupaten Maros menaikkan bonus bagi peraih emas menjadi Rp20 juta per medali.
Angka ini mengalami lonjakan dibanding ajang serupa sebelumnya. “Porprov yang lalu peraih medali emas menerima Rp15 juta,” ucap Chaidir Syam, Bupati Maros, usai mengukuhkan kontingen Kabupaten Maros di Taman Kota Maros, Kamis malam, 28 Oktober 2026.
Dengan suntikan motivasi tersebut, Ketua KONI Maros, Chaerul Syahab, memasang target tinggi untuk pada Porprov XVIII dihelat di Kabupaten Bone dan Wajo. Menembus tiga besar klasemen akhir.
Target ini diakuinya lahir dari evaluasi menyeluruh seluruh cabang olahraga. Pada Porprov XVII 2022 di Sinjai dan Bulukumba lalu, Maros harus puas finish di peringkat kesembilan dari 24 kabupaten/kota. Jauh dari target awal lima besar.
KONI Maros bakal menurunkan 352 atlet terbaik yang akan bertarung di 33 cabang olahraga. Kontingen ini juga didukung 55 pelatih, 6 mekanik, 32 manajer, serta 27 ofisial.
Dalam proyeksi perolehan medali, KONI membagi target ke dalam beberapa kategori. Cabang olahraga unggulan dipatok menyumbangkan 25 medali emas, disusul cabang olahraga potensial yang diproyeksikan mendulang 15 medali emas. Sementara itu, cabang olahraga pengembangan dan partisipasi tetap didorong penuh untuk mencetak kejutan, mendulang medali, dan mendongkrak total perolehan kontingen Maros.
Porprov Sulsel 2026 juga menjadi panggung bersejarah bagi cabang olahraga futsal. Menurut Chaerul, untuk pertama kalinya dalam sejarah, tim futsal Maros sukses mengamankan tiket dan tampil di ajang bergengsi ini. (ast)







