Dibantu Ibu, Hendra Rintis Usaha Nasi Kuning Usai Berhenti Jadi Karyawan

Mahendra memperlihatkan salah satu menu di WM Nasi Kuning Assipa. (FOTO: ASTY UTAMI/MATAMATAROS.COM)

MAROS, MM – Mahendra sepakat bahwa untuk menjadi sukses tidak harus jadi aparatur sipil negara (ASN), berpakaian seragam, atau bekerja di kantor. Membangun usaha sendiri diyakininya juga cukup menjanjikan.

Sudah empat bulan ini alumnus SMKN 2 Simbang, Maros, itu menjalankan usaha sendiri di wilayahnya, Pakalu, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Bantimurung.

Read More

Hendra, sapaan akrabnya, berkisah awal perkenalannya dengan dunia kuliner saat bekerja pada salah satu perusahaan retail di Makassar. Kantornya berdekatan dengan penjual makanan dan ia melihat setiap hari usaha tersebut lancar dan ramai.

“Di situ ka juga termotivasi ingin punya usaha,” tuturnya, Selasa, 2 Maret 2021.

Dengan modal nekat Hendra banting setir dan sedikit demi sedikit mulai membangun warungnya. “Saya kerja sedikit sedikit warungku, hampir tiga bulan baru selesai, untuk awal awal mungkin sekitar 7 jutaan rupiah untuk bangun ini semua.”

Pada 4 November 2020, warung yang diidamkannya berdiri. Namanya Warung Makan (WM) Nasi Kuning Assipa’.

Hendra berkreasi dengan membuat menu nasi kuning yang beragam. Mulai dari nasi kuning ayam telur, nasi kuning paru rica, hingga songkolo bagadang.

Pria yang pernah menuntut ilmu di Jurusan Teknik Kendaraan Ringan itu mengaku usahanya tersebut tak terlepas dari bantuan ibunya.

“Yang bantu ka buat menu menunya itu mamaku,” tambahnya.

Pria 23 tahun itu melakukan promosi melalui media sosial, misalnya dengan membuat promo karena menurutnya di awal harus memfokuskan untuk mencari pelanggan.

“Yang terpenting juga kepuasan pelanggan dengan menu ta. Alhamdulillah sekarang customer loyal kami sudah lumayan banyak,” bebernya.

Saat ini Hendra rata-rata mampu mengantongi omzet Rp700 ribu per hari.

Hendra berharap pelaku UMKM bisa mendapatkan perhatikan lebih dari pemerintah. “Karena dari situ juga kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan membantu mengurangi pengangguran,” katanya. (asty utami)

Penulis : | Editor :

Related posts